Selasa, 27 Januari 2009

Disegani atau ditakuti


Belakangan agak kaget juga ,,kenapa atmosfir lingkungan kerja sudah mulai berubah...emmm kayaknya sih pengaruh ga ada lagi yang bisa ditakuti disini,semua masing-masing punya pendapat dan semuanya saling berseberangan yang muda pada kurang ajar yang tua udah ga bisa berbuat banyak.Kemungkinan yang udah tua males menanggapi sikap-sikap yang muda yang sering keterlaluan,ada sih yang cukup dianggap berwibawa tapi juga cuman sedikit "Pak Haji",sayangnya gak semua pak haji yang ada disini bisa dijadikan panutan.Yang muda-muda mulai kayak perahu tanpa kemudi,bergerak bebas ,memutuskan keputusan tapi memikirkan konsekwensi yang akan berakibat fatal.Sebenarnya aku juga sendiri agak kurang sreg dengan kejadian kejadian yang terjadi, terlintas sesaat di inginku untuk mau jadi sesuatu untuk ditakuti atau sesuatu yang disegani....Gaswat,kayaknya udah banyak virus yang merajai fikiranku saat ini,bayangkan saja aku gak bisa berbuat banyak,,,aku hanya jadi seorang penggerutu ulung Hebatkah..? Tapi dimana letak kehebatan itu!!. Sesat juga bentukku berubah menjadi seorang yang mulut rapat tertutup plester untuk menyimpan setiap umpatan,kupingku membesar... karena mendengar banyaknya keluhan,wajahku kian menyusut dengan malu yang mengelayut.....apa yang terjadi dengan hatiku?? kurasa saat itu hatiku tidak bisa bekerja kenapa? karena hatiku tidak bisa meneteksi maksud dari semua. Trus apa aku harus eror....sendiri.... Aku ajkan janji mncari jawabnya.Untuk sementara bagiku yang saat ini terjadi mau tidak mau aku tidak boleh terpengaruh,aku akan jadi diriku untuk selau bertanggung jawab akan pilihan pilihan ku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar